Suarasagunews.- Jayapura, PAPUANEWS.ID – Pesatnya pembangunan di Papua seringkali mendapatkan hambatan dari beberapa individu/kelompok yang "jualan" isu kemerdekaan Papua untuk kepentingan individu dan kelompoknya, hal tersebut disampaikan oleh Hems Bonai, salah satu tokoh Papua yang sekaligus Putri dari Gubernur Pertama Irian Jaya (Papua, red).
Ditemui di kediamannya (29/06), Hems Bonai menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar tidak terpengaruh dengan isu-isu murahan tentang tanggal 1 Juli. "Masyarakat Papua hendaknya tidak terprovokasi dengan informasi-informasi yang menyesatkan, isu-isu yang beredar itu hanya dibuat oleh kelompok-kelompok tertentu saja untuk kepentingan pribadinya," tutur Hems.
Hems pun menerangkan bahwa rakyat Papua sebaiknya tidak terprovokasi dengan isu-isu yang menyesatkan rakyat. "Jangan terprovokasi dengan isu-isu yang justru akan menjerusmuskan rakyat ke arah yang justru menyengsarakan, kita lihat 1 Juli ini sebagai hari Bhayangkara," pungkasnya.
"Papua di mata internasional sudah sah sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga saya menghimbau kepada seluruh masayarakat Papua bahwa jangan lagi memperdebatkan status Papua, karena Papua adalah bagian dari Indonesia," tegas Hems.
color: #333333; font-family: BebasNeueRegular, arial, Georgia, serif; font-size: 28px; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px">Masyarakat Papua dihimbau agar tetap tenang tidak terpengaruh oleh propaganda dan isu-isu negatif, sebaiknya saat ini masyarakat Papua bersatu untuk membangun Papua agar menjadi lebih baik lagi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.