![]() |
Ketua MPR Zulkifli Hasan |
Jakarta, Info Breaking News - Ketua MPR Zulkifli Hasan hari ini dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, Selasa (18/9/2018).
Dalam pemeriksaan itu, Zulkifli mengaku dikonfirmasi tim penyidik mengenai tugasnya sebagai
Wakil Ketua Majelis Pembina Tarbiyah-Perti.
"Jadi tugas Wakil Dewan Pembina itu membina dan memberikan nasihat," ucap dia ketika ditemui usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PAN tersebut menyebut dirinya sempat menghadiri Rakernas Perti yang digelar beberapa bulan lalu. Tak hanya dirinya, Zulhasan, panggilan akarabnya mengatakan Rakernas itu turut dihadiri dan bahkan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Itu lah kira-kira pada waktu rakernas juga hadir yang dibuka oleh wapres," katanya.
Zulkifli mengaku tim penyidik juga sempat mengonfirmasi mengenai jabatan dewan pembina di struktur kepanitiaan Rakernas Perti. Zulhasan pun menjelaskan detail perbedaan tupoksi antara dewan pembina dengan panitia.
"Panitia tentu tersendiri karena pembina itu dianggap sepuh-sepuh walaupun saya masih muda," katanya.
Diketahui, KPK sebelumnya telah menetapkan empat nama tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Mereka adalah Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lampung Selatan Anjar Asmara, anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho, dan pemilik CV 9 Naga, Gilang Ramadhan.
Zainudin, Agus, dan Anjar menerima suap dari Gilang terkait proyek-proyek di Lampung Selatan. ***Samuel Art